Lahan di Desa Selebung
Desa Selebung terletak di Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Secara geografis, wilayah ini memiliki topografi datar hingga bergelombang ringan, dengan ketinggian berkisar antara 150 hingga 350 meter di atas permukaan laut. Lahan di Desa Selebung terdiri dari beberapa tipe penggunaan, yaitu lahan pertanian, pemukiman, perkebunan, dan sebagian kawasan semak atau tegalan.
Lahan pertanian menjadi dominan, dengan luas mencapai sekitar 65% dari total wilayah desa. Mayoritas digunakan untuk budidaya padi (sawah irigasi dan tadah hujan), palawija, dan hortikultura seperti cabai, tomat, serta tanaman semusim lainnya. Sebagian petani juga mulai menerapkan sistem polikultur dan pertanian organik, terutama untuk meningkatkan ketahanan pangan dan menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Selain itu, kawasan pekarangan dan lahan pekebunan digunakan untuk menanam tanaman buah-buahan seperti mangga, pisang, pepaya, dan kelapa. Beberapa area juga mulai dikembangkan untuk budidaya perikanan air tawar dan sistem bioflok yang memanfaatkan ruang terbatas secara produktif.
Kondisi tanah umumnya bertekstur lempung hingga lempung berpasir, cukup subur, dan memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian terpadu dan agroforestri. Sumber daya air diperoleh dari irigasi teknis, sumur dangkal, dan aliran sungai kecil yang melintasi desa, terutama dari bagian hulu daerah Aik Berik.
Dengan dukungan komunitas lokal yang aktif dan nilai-nilai kultural yang kuat, lahan di Desa Selebung menjadi fondasi penting dalam mewujudkan program ketahanan pangan, konservasi lingkungan, dan pembangunan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.